Perawatan Pada Properti Sewaan

Pemeliharaan pada properti sewa bisa menjadi masalah yang membingungkan. Penyewa mungkin salah menganggap semua perawatan adalah tanggung jawab pemilik dan karyawannya tapi ini biasanya tidak benar. Dalam banyak kasus, pemilik dan karyawannya bertanggung jawab untuk memelihara area umum dan melakukan perbaikan besar di apartemen kasamara residence namun penyewa biasanya memiliki beberapa tanggung jawab. Tanggung jawab ini sering didefinisikan dalam perjanjian sewa dan penyewa harus menyesuaikan diri dengan dokumen ini untuk memverifikasi haknya jika terdapat perselisihan.

Tanggung jawab penyewa

Biasanya penyewa memiliki tanggung jawab untuk menjaga kasamara apartemen dan daerah sekitarnya. Termasuk interior apartemen serta balkon atau ruang teras. Namun, pemeliharaan area ini hanya berlaku untuk kebersihan umum dan bukan masalah seperti mengecat atau memperbaiki eksterior atau interior struktur apartemen atau peralatan di dalam apartemen.

Selain itu, penyewa bertanggung jawab atas perbaikan kecil di tempat tinggal mereka. Termasuk memperbaiki toilet yang tersumbat atau mengganti bola lampu. Namun, jika penyewa merasa tidak nyaman melakukan pekerjaan seperti mengganti bola lampu di tempat yang tinggi, penyewa harus menghubungi karyawan dari pemilik untuk mendapatkan bantuan.

Penyewa juga memiliki tanggung jawab untuk menunjukkan sopan santun kepada penyewa lainnya dengan tidak merusak apartemen kasamara atau merusak area publik. Termasuk vandalisme, mengotori dan bahkan menelantarkan anjingnya. Penyewa yang tidak mengikuti peraturan sopan santun ini dapat dikenai sanksi atau denda lainnya sesuai dengan perjanjian sewa.

Tanggung Jawab Pemilik

Pemilik dan karyawannya umumnya bertanggung jawab atas peralatan utama seperti perbaikan pada bagian luar bangunan, memperbaiki peralatan yang tidak berfungsi dan menangani masalah pipa ledeng seperti pipa bocor. Selain itu, karyawan dari pemilik bertanggung jawab untuk memberi bantuan jika penyewa mengalami masalah dengan sarana publik. Masalah seperti tidak ada air panas ke apartemen harus ditangani oleh petugas maintenance building bersamaan dengan petugas fasilitas umum.

Pemilik dan karyawannya juga bertanggung jawab untuk merawat area umum. Termasuk menjaga area berumput dan area umum lainnya agar terlihat bersih dan menarik.

Bila Pemilik Tidak Mengambil Tanggung Jawab

Seperti yang telah dibahas sebelumnya, pemilik memiliki tanggung jawab tertentu untuk melakukan tugas untuk menangani masalah dan keluhan oleh penyewa. Namun, bila pemilik tidak memenuhi tanggung jawab ini maka bisa menciptakan lingkungan yang tidak nyaman bagi penyewa. Misalnya air panas diperlukan untuk mandi. Inilah sebabnya mengapa harus selalu ada air panas ke apartemen. Selain itu, pada cuaca yang sangat dingin, ketidakmampuan memanaskan apartemen karena utilitas atau jendela rusak yang tidak disegel dengan benar dapat menciptakan kondisi berbahaya bagi penyewa.

Kedua contoh di atas adalah situasi di mana penyewa dapat dimasukkan ke dalam kondisi berbahaya oleh kelalaian pemilik properti. Dalam situasi ini, penyewa harus menghubungi pengacara untuk menentukan tindakan yang tepat untuk dilakukan dalam situasi ini.

Dalam beberapa kasus penyewa diberitahu bahwa dugaan pelanggaran oleh pemilik sebenarnya bukan tanggung jawabnya. Namun, dalam situasi lain penyewa dapat diberitahu bahwa tindakan pemilik merupakan pelanggaran serius terhadap perjanjian sewa. Dalam kedua kasus tersebut, perwakilan tersebut dapat memberikan informasi bagaimana menyelesaikan masalah tersebut untuk mencapai hasil yang diinginkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *